Inilah Fakta Cash On Delivery Di Indonesia – Salah satu cara efektif yang dilakukan Startup dalam mengatasi cara pembayaran di Indonesia ini yaitu dengan layanan Cash On Delivery. Cara penggunaannya adalah dengan masuk ke situs e-commerce, memilih barang yang hendak di beli, masukkan alamat, lalu membayar dengan cash on delivery (membayar setelah barang sampai di rumah mereka).

Pada umumnya kadang pembeli akan mengambil keuntungan serta merugikan penjual atau perusahaan. Tidak jarang juga ada pembeli yang telah membatalkan barang yang mereka beli setelah barang tersebut sudah diantar dan dilihat. Bahkan ada juga pembeli yang membeli barang lebih dari satu tapi dengan warna atau ukuran yang berbeda, namun setelah sampai ternyata mereka tidak membeli semua barang, melainkan hanya memilih salah satu.

Lalu bagaimana dengan Fakta Cash On Delivery Di Indonesia ? mari kita simak bersama……….

1. Orang Indonesia lebih suka Cash On Delivery

Dikatakan jika sebagian besar warga Indonesia itu lebih suka melakukan transaksi dengan Cash On Delivery. Karena Cash On Delivery lebih populer dan sangat berperan besar dalam faktor menarik minat pembeli.

2. Pengembalian Barang

Biasanya toko on line akan memberikan kebijakan berupa syarat pengembalian barang, yakni barangnya masih baru dan belum pernah dipakai, barang yang dikembalikan sama dengan yang di pesan, barangnya tidak rusak.

Namun, walau dengan syarat dan peraturan tersebut, kadang ada saja pembeli yang iseng dan mengembalikan barang yang sudah mereka pakai. Kadang ada juga pembeli yang membeli yang memesan barang tapi mengembalikan barang tersebut dengan barang palsu.

3. Semakin besar pasar, akan semakin sering terjadi pengembalian.

Biasanya semakin besar pasar, maka akan sering juga terjadi pengembalian barang. Kadang para pembeli juga akan memanfaatkan sisterm cash on delivery tersebut dengan memesan banyak barang tapi kemudian hanya satu yang benar-benar di beli. Namun dengan cara inilah justru para pembeli malah akan memilih berbelanja on line di banding off line.

4. Cash On Delivery bukan alasan utama terjadinya pengembalian

Sebenarnya Cash On Delivery bukan hanya alasan utama para pembeli mengembalikan barang. Biasanya alasan pembeli mengembalikan barang yakni karena kurangnya info mengenai produk yang mereka beli. Bisa juga mereka mengembalikan barang karena marah atas pengiriman yang terlambat.
Meskipun Cash On Delivery tapi ada juga banyak tantangan yang harus dihadapi para penjual agar merekapun juga tidak mengecewakan para pembeli. Sekian informasi dari kami.
Demikian ulasan tentang fakta cash on delivery di Indonesia semoga bermanfaat