Melakukan kerjasama dalam berbisnis merupakan hal yang menyenangkan. Bisnis bersama teman atau sahabat pasti lebih santai, karena satu sama lain pasti saling mengerti. Saat membagi tugas pun akan lebih mudah karena komunikasi tanpa canggung dan terbiasa dengan karakter relasi.

Namun hal tersebut, akan memberikan hal yang berbeda. Biasanya tidak jarang hubungan pertemanan akan memburuk sejalan dengan perkembangan bisnis yang dilakukan. Beberapa perselisihan yang terjadi akan menimbulkan gesekkan ketika menjalankan bisnis.

Berikut beberapa peraturan yang akan berguna ketika melakukan kerjasama:

Perbedaan Pendapat. Ketika menjalankan bisnis pasti ada suatu perbedaan pendapat, terutama masalah keuangan. Bukan hanya itu, beberapa hal lain yang kita pikir sepele akan berpengaruh terhadap kerjasama yang dibangun. Lebih baik jika membuat forum untuk membahas perbadaan pendapat di beberapa tempat santai, sehingga lebih mudah menjaga emosi ketika berpendapat.

Pembagiaan Tugas. Masalah tugas merupakan kerap sekali menjadi permasalahan yang menimbulkan perang dingin, karena menjadi konflik yang terkubur hidup-hidup dan siap akan diluapkan sewaktu-waktu. Meskipun tugas sudah dibagi, namun beberapa tugas yang memberatkan akan mempengaruhi pencapaian tujuan. Berusaha membuat kesepakatan yang dihasilkan dari pemikiran yang jernih merupakan langkah awal untuk membagi tugas.

Pembagian Hasil. Tujuan utama dalam berbisnis tersebut merupakan hal yang sangat sensitif. Menurut Lili Pratiwi, konsultan MRE Financial & Business Advisory, meskipun merasa sungkan untuk membahas pembagian keuntungan, akan tetapi hal tersebut patut di perbincangkan. Dalam pembagian hasil, hal yang paling penting untuk transparasi pembagian keuntungan tersebut yaitu mengkomunikasikan.

Jika terjadi dimana pihak yang satu sebagai orang yang menjalankan bisnis, sedangkan yang lain sebagai penyedia modal atau Investor, maka akan lebih adil dengan membagi keuntungan 50-50. Namun, jika pihak pemodal juga turun tangan untuk mengembangkan bisnis atau sebaliknya, maka sebaiknya mempertimbangkan hasil sesuai dengan pembagian tugas. Tentu saja, bagi seseorang yang memiliki peranan penting pasti akan mendapatkan pembagian keuntungan lebih besar.

Kerjasama dengan teman memiliki resiko yang cukup berat, dimana tidak akan terjamin kelanggengan hubungan pertemanan. Akan tetapi, dengan menyikapi sebuah pergesekkan dengan baik dan juga mengkomunikasikan hal yang memberatkan merupakan kunci untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Suatu hal yang menjadi kerugian besar yaitu dimana modal yang ditanam dan jerih payah selama bekerjasama akan hilang bersamaan dengan berakhirnya usaha.

Usahakan lebih sering mengkomunikasikan, mengadakan diskusi atau semancamnya, di tempat-tempat yang tidak harus formal. Minimalkan keadaan yang menganggap remeh rekan bisnis dan menyalahkan. Selain itu, jika tugas yang sudah dibagi, akan lebih baik berfokus terhadap tugas masing-masing.