Ilustrasi : Penipuan dengan modus pembeli.

Hati Hati Modus Penipuan Bertopeng Buyer – Wajib Baca – Apa kabarnya sob. Semoga selalu mendapat kemudahan disetiap urusan kita ya. Aamiin. Langsung saja gan pada kesempatan kali ini kami ingin berbagi tips tentang modus penipuan ‘bertopeng buyer’ yang kini sudah mulai banyak dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan kriminil.

Sebagai penjual kita pasti harus menghargai setiap pembeli karena pembeli diibaratkan adalah raja yang datang kepada kita jadi kita musti memberikan service atau pelayanan yang terbaik untuk sang raja. Akan tetapi raja juga mempunyai latar belakang masing-masing ada yang baik ada pula yang sangat jahat. So, hati hati ketika kita melayani sang raja alias pembeli kita. Jika tidak ingin tertimpa musibah yang menimpa penjual seperti cerita dibawah ini yang kami kutip dari kaskus.co.id.

Pembeli dan penjual sedang melakukan transaksi jual beli. Ketika itu kejadiannya terjadi pada pukul 23.00 WIB dan si pembeli tertarik untuk membeli produk yang dijual oleh seller. Produk yang dijual katakanlah sebuah Hape dengan spesifikasi dan harga yang bagus.

Si pembeli terus menghubungi penjual dan ingin membeli HP tersebut secara langsung dengan layanan COD dalam hari itu juga. Si penjual pun menanggapi keinginan yang diminta oleh pembeli. Pembeli memohon untuk melakukan COD dalam hari itu juga tepatnya sekitar pukul 24.00 WIB. Sang penjual pun sebelumnya tidak menyanggupi hal tersebut karena memang watktu yang sudah tidak memungkinkan (terlalu larut) akan tetapi si pembeli ngotot ingin menerima barang yang diminatinya itu segera mungkin karena kepepet waktu. Singkat cerita si penjual pun menyanggupi keinginan sang pembeli dan siap mengantar barang pesanan.

Sang Penjual pun tak lama kemudian telah tiba ditempat pengambilan barang pesanan yang biasanya dilakukan. Akan tetapi si pembeli tidak kunjung tiba dan tiba-tiba si pembeli menghubungi sang penjual dan meminta untuk mendatanginya langsung, penjual mulai curiga dengan permintaan sang pembeli. Namun penjual pun tidak berpikir negative dan mendatangi tempat pembeli dan kebetulan pembeli berada di sebuah warung yang tidak jauh dari tempat ketemuan yang telah didatangi oleh penjual tadi.

Penjual kemudian tiba didepan warung yang dimaksud pembeli namun sang penjual melihat 3 orang berpenampilan mencurigakan. Selain itu tempat disekitar warung itu sepi dan jauh dari aroma keramaian. Penjual pun turun dari motor dan masuk ke warung dengan alibi untuk membeli rokok, tiga orang yang ada diwarung tersebut pun melirik sang penjual. Namun karena terlihat seperti orang biasa dan membeli rokok tiga orang tadi tidak menyadari kalo pembeli rokok itu adalah sang penjual yang diincar. Sang penjual pun mencoba memperlambat tempo membeli rokok dan terlihat santai sambil mendengarkan pembicaraan ketika orang tadi.

“Orangnya sudah kesini kan ? Sudah bro.., Oke kalo gitu nanti kalo orangnya sudah datang kita kroyok masak 3 lawan 1 kita kalah. Setelah itu ambil hapenya trus u kabur dan orangnya nanti kita habisin, jelas kan bro” begitulah sekilas percakapan para pembeli yang ternyata adalah rampok itu.

Sontak saja penjual mendegar pembicaran itu ia langsung segara cabut dari warung sepi tempat berandalan itu. Lalu ia langsung pulang kerumah dan hp yang ada didalam saku celana terus bergetaar dan berdering tiada henti. Sumber deringan itu berasal dari si pembeli yang menghubunginya tadi.

Begitu bersyukurnya sang penjual tadi sampai dirumah dan melihat hp yang ada disaku celananya. Ada sms yang ia baca dan isinya adalalah

“Bro, kamu kemana ? Aku sudah nungguin lama kok gak nongol-nongol ! Gak tanggung jawab lo,, aku udah jauh-jauh kesini kamu malah gak ada wujudnya !!!” isi sms dari pembeli.

Penjual Hp itu pun langsung membalas

“Wah bro, aku tadi sudah di warung sambil beli rokok juga, tapi aku tadi lihat ada 3 orang yang mencurigakan ngopi diwarung, tapi aku gak tau kamu yang mana ya??”

Sms dikirim langsung seketika itu tidak ada lagi sms masuk dari si pembeli yang ternyata adalah perampok bertopeng buyer.

Seperti itulah kejahatan di dunia jual beli Online yang baru saja dialami oleh rekan kami di kaskus. Semoga kita terhindar dari kejahatan Modus Penipuan Bertopeng Buyer.